Just another WordPress.com site

AUDIT BAB 10: “MENILAI RISKO PENGENDALIAN / PENGUJIAN PENGENDALIAN”

  1. Langkah-langkah dalam menilai risiko pengendalian untuk asersi kelas transaksi:

(1) Mempertimbangkan pengetahuan yang diperoleh dari prosedur untuk memperoleh suatu pemahaman,

(2) Mengidentifikasi salah saji potensial,

(3) Mengidentifikasi pengendalian yang diperlukan,

(4) Melaksanakan pengujian pengendalian,

(5) Mengevaluasi bukti dan membuat penilaian.

  1. 2.       Stategi untuk melaksanakan pengujian pengendalian;

(1) Menilai risiko pengedalian berdasarkan pengendalian pemakai =>merancang prosedur manual untuk menguji kelengkapan dan keakuratan dari transaksi yang diproses oleh komputer.

(2) Merencanakan suatu penilaian risiko pengendalian yang rendah berdasarkan pengendalian aplikasi =>menguji pengendalian aplikasi komputer, pengendalian umum komputer, tindak lanjut manual untuk pengecualian yang dicatat oleh pengendalian aplikasi.

(3) Merencanakan suatu penilaian risiko pengendalian yang tinggi berdasarkan pada pengendalian umum dan tindak lanjut manual => Internal Control Audit Guide menyajiakan suatu strategi audit yang memungkinkan auditor untuk menyelesaikan tugas ini berdasarkanbukti mengenai efektivitas pengendalian umum dan prosedur tindak lanjut manual.

  1. Tekinik Audit Berbantu Komputer:

(1) Simulasi Paralel =>memproduksi ulang / mensimulasi pemrosesan data riil klien,

(2) Pendekatan data pengujian => data pengujian terdiri dari satu transaksi untuk setiap kondisi yang valid dan tidak valid yang ingin diuji oleh auditor,

(3) Fasilitas Pengujian Terintegrasi => menciptakan file master buatan/ catatan arsip buatan ke dalam arsip klien yang ada,

(4) Pemantauan yang Berkelanjutan terhadap Sistem OLRT => melakukan pengintegrasian dari perangkat lunakaudit ke dalam sistem pemrosesan OLRT,

(5) Memberi label pada transaksi =>meliputi penempatan suatu indikator, atau label pada transaksi-transaksi tertentu,

(6) Log Audit/sistem pengendalian review arsip audit => mencatat kejadian yang memenuhi kriteria yang ditentukan auditorketika mereka muncul pada titik tetentu dalam sistem,

(7) Menilai pengendalian teknologi inormasi=> untuk memperoleh bukti mengenai efektifitas dari rancangan/ pengoperasian pengendalian.

  1. Penilaian risiko pengendalian => strategi  pendekatan substantif utama(penilaian tingkat risiko pengendalian yang direncanakan pada tingkat maksimum/ tinggi) & pendekatan tingkat risiko pengendalian yang dinilai lebih rendah(merencanakan & melaksanakan pengujian tambahan yang diperlukan untuk memperoleh bukti yguna mendukung penilaian tingkat risiko pengendalian yang direncanakan pada tingkat sedang atau rendah).
  2. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keyakinan yang diperoleh dari pengujian pengendalian;

(1)   Jenis bukti => pertanyaan,pemeriksaan dokumen/ laporan, pengamatan, pelaksanaanulang dari pengendalian, teknik audit berbantu komputer,

(2)   Sumber bukti => bagaimana auditor memperoleh bukti,

(3)   Ketepatan waktu bukti => kapan bukti diperoleh dan bagian dari periode audit di mana bukti diterapkan,

(4)   Keberadaan bukti lain => bebagai jenis bukti mendukung kesimpulan yang sama mengenai rancangan/ pengoperasian pengedalian,tingkat keyakinan yang disediakan meningkat.

  1. Pengunaan Auidtor internal dalm pengujian pengendalian;=>auditor dapat(1) mengkoordinaskan pekerjaan auditnya dengan auditor internal,(2) menggunakan auditor internal untuk menyediakan bantuan langsung dalam audit.
  2. Pertimbangan tambahan dg;

(1) proses menilai risko pengendalian untuk asersi saldo akun langsung ditujukan kepada akun-akun yang dipengaruhi oleh suatu kelas transaksi tunggal,

(2) menilai risiko pengendalian untuk suatu asersi saldo akun memerlukan pertimbangan atas penilaian risiko pengendalian yang relevan untuk setiap kelas transaksi yang secara signifikan mempengaruhi neraca.

  1. Persyaratan untuk mendokumentasikan penilaian risiko pengendalian;

(a) Risiko pengendalian dinilai pada tingkat maksimun:Hanya kesimpulan ini yang diperlukan untuk didokumentasikan,

(b) Risiko pengendalian dinilai pada tingkat di bawah maksimu: dasar untuk penilaian harus didokumentasikan.

  1. Persyaratan Auditor untuk mengkomunikasikan masalah struktur pengendalian intern:

(1)masalah-masalah yang menarik perhatian auditor dalm pertimbangannya;

(2)rancangan dan pengoperasian dari satu atau lebih komponen pengendalian intern tidak dapat mengurangi tingkat risiko salah saji sampai tingkat rendah karena kekeliruan/kecurangan di mana jumlah yang material yang berhubungan dg lap.keu yang dapt muncul dan tidak dapt didektesi selama satu periode dengan tepat waktu oleh karyawab dalam cara yang normal  untuk melaksanakan fungsi yang ditugaskan kepadanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: