Just another WordPress.com site

AUDIT BAB 9 : PEMAHAMAN TENTANG PENGENDALIAN INTERN

1. Pengandalian Intern: suatu prose yang dilakukan oleh dewan direksi, manajemen, dan personel lainnya dalam suatu entitas yang dirancang untuk menyediakan keyakinan yang memadai dengan pencapaian tujuan dalam kategori “keandalan pelaporan keuangan”, “ kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku” dan ”efektifitas dan afisiensi operasi.

2. 5 Komponen  pengendalian Intern :

  • Lingkungan pengendalian (menetapkan suasana suatu oraganisasi yang mempengaruhi kesadaran akan pengendalian dari orang2nya),
  • Penilaian Risiko (pengidentifikasian dan analisi entitas mengenai risiko yang relevan terhadap pencapaian tujuan entitas),
  • Aktivitas Pengendalian(kebijakan dan prosedur yang membantu menyakinkan bahwa perintah manajemen telah dilaksanakan),
  • Pemantauan (proses yang menilai kualitas kinerja pengendalian intern suatu entitas)

3. Keterbatasan Pengendalian Intern suatu entitas:

  • Kesalahan dalam pertimbangan (kadang2 manajemen dan pesonel lainnya dapat melakukan pertimbangan yang buruk dalam pengambilan keputusan bisnis karena informasi yang tidak mencukupi),
  • Kemacetan (terdapat kesalahan pesonel dalam pemahaman intruksi yang akan dilaksanakan mengakibatkan perubahan dan akan terjadi kemacetan ),
  • Penolakan Manajemen (mengesampingkan kebijakan/ proseduruntuk tujuan tidak sah),
  • Biaya Vs Manfaat (biaya pengendalian intern suatu entitas seharusnya tidak melebihi manfaat yang diharapkan untuk diperoleh)

4. Peran dan Tanggung Jawab:

ü  Manajemen > menciptakan pengendalian yang efektif,

ü   Dewan direksi dan komite audit > pengaturan umum dan tanggung jawab  terhadap kekeliruan,

ü  Auditor Internal > memeriksa & mengevaluasi kecukupan pengendalian intern suatu entitas secara periodik dan membuat rekomendasi untuk perbaikan,

ü  Personel entitas lainnya > menyediakan informasi kepada / menggunakan informasi yang ada dan megkomunikasikan masalah2 yang tidak sesuai dengan pengendalian,

ü  Auditor Independen > menemukan kekurangan dalam pengendalian yang akan dikomunikasikan kepada manajemen ,komite audit, dewan direksi bersamaan dengan rekomedasi perbaikan,

ü  Pihak eksternal lainnya > menetapakan persyaratan minimal untukpengadaan pengendalian intern oleh entitas2 tertentu.

5. Lingkungan Pengendalian : menetapkan suasana dari suatu organisasi yang mempengaruhi kesadaran akan pengendalian dari orang2nya dan merupakan pondasi dari semua komponen pengendalian intern lainnya.

6. Faktor yang membentuk lingkungan pengendalian suatu entitas : integritas dan nilai etika, komitmen terhadap kompetensi, dewan direksi dan komite audit, filosofi dan gaya operasi manajemen, struktur organisasi, penetapan wewenang dan tanggungjawab, kebijakan dan pratik sumberdaya manusia.

7. Faktor teknologi informasi yang penting: keterlibatan manajemen dalam menetapkan kebijakan untuk mengembangkan,memodifikasi,dan menggunakn program komputer&data, bentuk struktur organisasi dari pemrosesan data, metode penetapan otorisai&tanggungjawab.

8. Penilaian Risiko : identifikasi, analisi, dan pengelolan risiko suatu entitas yang relevan dengan penyusunan lap.keuangan yang disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.
Risiko yang dapat muncul dari perubahan kondisi: perubahan dalam lingkungan operasi, personel baru, sistem informasi yang baru/dimodifikasi, pertumbuhan yang cepat, teknologi baru, lini,produk,atau aktifitas baru, restruktur perusahaan, operasi di luarnegeri, pernyataan akuntansi.
Penilaian risiko: jejak transaksi dapat tersedia hanya untuk periode waktu yang pendek, bukti dokumentasi yang dikurangi mengenai kinerja pengendalian, file&catatan biasanya tidak dapat dibaca tanpa sebuah komputer

9. Informasi dan Komunikasi : metode2 dan catatan2 yang diciptakan untuk mengidetifikasi, mengumpulkan ,menganalisi, mengklasifikasi, mencatat, dan melaporkan transaksi entitas untuk memelihara akuntabilitas dari aktiva2 dan kewajiban2 yang berhubungan.
Faktor sistem akuntansi adl pada transaksi : sistem akuntansi yang efektif seharusnya menghasilkan penanganan trasaksi dengan suatu cara yang mencegah salah saji dalam asersi lap.keu manajemen, sistem seharusnya menyediakan suatu jejak audit/ transaksi yang lengkap.
Faktor teknologi yang penting : transaksi dapat dimulai dengan komputer, jejak audit dapat dalam bentuk  elektronik, bagaimana data dikonversi dari dokumen sumber ke dalam bentuk mesin.

10. Aktifitas pengendalian : kebijakan dan prosedur yang membantu memastikan bahwa perintah manajemen telah dilaksanakan.

Kategori aktifitas yang relevan dengan audit lap.keu :

@pemisahan tugas

@ Pengendalian pemrosesan informasi > Pengendalian umum :

(1)Pengendalian organisai& operasi,

(2)Pengendalian pengembangan sistem dan dokumentasi,

(3) Pengendalian perangkat keras dan sistem perangkat lunak,

(4)Pengendalian akses,

(5)Pengendalian data dan prosedur.> Pengendalian aplikasi: (1) pengendalian input,(2)pengendalian pemrosesan,(3)pengendalian output,

@ pengendalian fisik dan

@ review kerja.

8. Pemantauan : proses menilai kualitas kinerja pengendalian intern pada suatu waktu,-penilaian rancangan dan pengeoperasian pengendalian dasar waktu dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan.
Dapat muncul melalui; aktifitas yang berkelanjutan dan evaluasi yang terpisah.
Dapat meliputi masukan dari : sumber sistem seperti manajemen dan auditor internal, sumber eksternal seperti konsumen, pemasok, pembuat aturan, dan auditor ekdternal.
Pengendalian aplikasi : masuka ,pemrosesan , dan keluaran.Teknologi informasi dapat dimonitor dengan cara yang sama dengan pengendalian intern lainnya.

9. Pemahaman mengenai pengendalian intern melibatkan prosedur-prosedur untuk:
 @memahami rancangan kebijakan dan prosedur yang berhubungan dengan setiap komponen pengendalian intern > -memahami lingkungan pengendalian, memahami penilaian risiko, memahami informasi & komunikasi,memahami aktifitas pengendalian dan memahami pemantauan,
@ menetukan apakah kebijakan dan prosedur telah ditempatkan dalam operasi.

Prosedur untuk memperoleh suatu pemahaman :* review pengalaman masa lalu dengan klien,
*mengajukan pertanyaan kepada manajemen, pengawas, dan staf personel yang tepat,
* memeriksa dokumen dan catatan,* mengamati aktivitas dan operasi entitas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: